Rangkaian Sensor Ultrasonik

Uncategorized

Piezoelektrik

Piezoelektrik berfungsi untuk mengubah kekuatan listrik jadi kekuatan mekanik. Bahan piezoelektrik adalah material yang memproduksi medan listrik disaat dikenai regangan atau tekanan mekanis. Sebaliknya, kecuali medan listrik diterapkan, maka material selanjutnya bakal mengalami regangan atau tekanan mekanis.

Jika kronologis pengukur beroperasi pada mode pulsa elemen piezoelektrik yang sama, maka sanggup digunakan sebagai transmitter dan reiceiver. Frekuensi yang ditimbulkan terkait pada osilatornya yang disesuiakan frekuensi kerja berasal dari masing-masing transduser. Karena kelebihannya inilah maka tranduser piezoelektrik lebih sesuai digunakan untuk sensor ultrasonik dengan menggunakan flow meter lc.

 

Transmitter

Transmitter adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pemancar gelombang ultrasonik dengan frekuensi khusus (misal, sebesar 40 kHz) yang dibangkitkan berasal dari sebuah osilator. Untuk membuahkan frekuensi 40 KHz, wajib di membuat sebuah kronologis osilator dan keluaran berasal dari osilator dilanjutkan menuju penguat sinyal.

Besarnya frekuensi ditentukan oleh komponen RLC / kristal terkait berasal dari disain osilator yang digunakan. Penguat sinyal bakal menambahkan sebuah sinyal listrik yang diumpankan ke piezoelektrik dan berjalan reaksi mekanik supaya bergetar dan memancarkan gelombang yang sesuai dengan besar frekuensi pada osilator.

Receiver

Receiver terdiri berasal dari transduser ultrasonik memanfaatkan bahan piezoelektrik, yang berfungsi sebagai penerima gelombang pantulan yang berasal berasal dari transmitter yang dikenakan pada permukaan suatu benda atau gelombang segera LOS (Line of Sight) berasal dari transmitter.

Oleh gara-gara bahan piezoelektrik miliki reaksi yang reversible, elemen keramik bakal memunculkan tegangan listrik pada selagi gelombang berkunjung dengan frekuensi yang resonan dan bakal menggetarkan bahan piezoelektrik tersebut.