Sejarah dan Teori Manajemen Sebagai Ilmu

Tips trik

Sejarah dan Teori Manajemen Sebagai Ilmu

Sejarah dan Teori Manajemen Sebagai Ilmu

 

Manajemen memiliki sejarah panjang dan tanggal dari kegiatan pedagang Sumeria dan konstruksi Mesir. Dalam proses pembangunan Mesir, pemilik budak harus menghadapi masalah eksploitasi dan motivasi budak.

Meski sudah dimulai sejak lama, sebenarnya di era pra-modern akhir, banyak perusahaan pra-industri tidak termotivasi untuk menyelesaikan masalah manajemen secara sistematis. Ini karena skala mereka yang kecil.

 

Pemerintahan abad ke-19

Pembelajaran manajemen dimulai pada awal abad ke-19. Berbagai ekonom dan penemu seperti Adam Smith, John Stuart Mill, Eli Whitney, James Watt dan Mattheyw Boulton mengembangkan teori dan pengetahuan seperti manajemen sumber daya, produksi, penetapan harga, prosedur pengendalian kualitas, perencanaan pekerjaan, pertukaran material, penetapan biaya, dan pengaturan standar.

Pada pertengahan abad ke-19, M Laughlin, Robert Owen, dan Henry Poor memperkenalkan teori manajemen manusia dengan teori motivasi, pengendalian pengembangan karyawan, struktur organisasi, dan pelatihan sumber daya manusia.

Pada akhir abad ke-19, ekonom marginal Leon Walras dan Alfred Marshall mengembangkan dan memperkenalkan teori dan pengetahuan manajemen baru yang lebih kompleks berdasarkan sains.

 

Pemerintahan abad ke-20

Teori manajemen pertama diberikan secara lengkap pada tahun 1920 oleh Henry Fayol dan Alexander Church, di mana mereka menjelaskan bahwa manajemen satu cabang saling terkait.

Pada 1940-an, Patrick Blackett menggabungkan teori ekonomi mikro dan teori statistik untuk menyelesaikan riset operasional. Riset operasional atau yang lebih dikenal dengan “Management Science” adalah teori dan ilmu manajemen yang berbasis pada ilmu pengetahuan, khususnya di bidang logistik dan operasi.

Pada akhir abad ke-20, manajemen telah memiliki bidang tersendiri, yaitu: manajemen sumber daya manusia, manajemen operasi dan produksi, manajemen strategi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen teknologi informasi.

 

Teori Manajemen

Ada 6 jenis teori manajemen, diantaranya:

  • Aliran Klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi manajemennya. Perhatian dan keterampilan manajemen diperlukan dalam mengimplementasikan fitur-fitur ini.
    Sekolah manajemen ilmiah: sekolah ini menggunakan matematika dan ilmu statistik untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif adalah cara yang paling penting dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
  • Aliran Perilaku: Aliran ini sering disebut sebagai aliran untuk manajemen hubungan manusia. Sekolah ini berfokus pada aspek manusia dan perlunya manajemen untuk memahami manusia.
    Manajemen berbasis hasil: Manajemen berbasis hasil pertama kali diperkenalkan oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini berfokus pada refleksi pada hasil yang dicapai daripada interaksi aktivitas karyawan.
  • Aliran Analisis Sistem: Aliran ini berfokus pada masalah yang terkait dengan bidang lain untuk mengembangkan teori.
  • Aliran Manajemen Kualitas: Aliran manajemen kualitas berfokus pada upaya untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen. Adapun sumber terlengkap di rangkum dalam Artikel : https://www.seputarpengetahuan.co.id/